Text
Sejarah Dunia Kuno
Apa yang terlintas di benak kita ketika membaca ending sebuah buku seperti di atas? Dan bukan sembarang buku, melainkan sebuah buku sejarah dengan tebal nyaris 800 halaman? Pertama kali ketika saya menerima buku tersebut, setelah puas melihat judul, sinopsis, review dan acknowledgement-nya, saya langsung membuka (karena iseng, memang), halaman terakhir di mana terdapat kalimat terakhir dari ‘buku berat’ ini.
Waktu itu imaji yang terlintas di benak saya adalah sebuah ending yang ‘tidak biasa’ untuk sebuah buku sejarah, tidak datar, tidak monoton, tapi menyimpan sebuah ‘sisa akhir’ dari rangkaian aksi luar biasa sebelumnya, sekaligus menjanjikan sebuah ‘episode’ berikutnya yang lebih memukau. Seperti menonton bagian akhir dari Lord of The Rings episode pertama atau kedua. Ada kesan kepuasan, pemenuhan (accomplishment), dan pencerahan dari babak yang baru saja kita lewati. Sebuah ending yang sungguh ‘hidup.’
| SMAPC-B01362 | 930 BAU s | My Library (SMA Rak 900) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain